Senin, 14 Januari 2013

Tarian Suku Dayak Kalimantan Tengah


Nama : Puspita Sari Gorantokan
NPM :15212743

Sinopsis Ragam Tarian Suku Dayak Kalimantan Tengah

             Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan suku Dayak sebagai penduduk aslinya Kaya dengan keaneka ragaman seni budaya peninggalan masa lalu. Satu dari kearifan khasanah budaya warisan nenek moyang tersebut terkandung dalam ragam seni tarian yaitu diantaranya :
1.      Tari Wadian Amun Rahu
      Tarian ini pada mulanya adalah sebuah tarian tradisional asal suku Dayak Kalimantan Tengah yang bersifat sakral, magis, dan religious. Tarian yang biasa dimainkan oleh  kaum perempuan ini pada masa lampau di maknai sebagai prosesi adat untuk menghantarkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, setelah selesai panen padi.
        Selain itu tarian ini juga sering di lakukan sebagai salah satu prasyarat tata cara penyembuhan seorang yg menderita penyakit. Ciri khas dari tarian wadian Amun Rahu terlihat pada penggunaan tata busananya yang di dominasi warna merah dah putih sebagai perlambang keagungan Sang Maha Pencipta.

2.      Tari Jarangkang Bango
       Tarian ini merupakan tari kreasi baru yang di adaptasi dari tarian suku dayak di pedalaman Kalimantan Tengah dengan nama yang sama. Di daerah tersebut, tarian ini biasanya dimainkan oleh anak-anak. Jarangkang Bango merupakan perangkat tari berupa benda yang di buat dari batok kelapa yang di belah dua, kemudian di lubangi untuk mengaitkan tali pegangan. Perangkat ini kemudian di gunakan oleh para penari sebagai property utama dalam tarian ini. Tarian ini menunjukan sebuah kebersamanaan dan kekompakan serta solidaritas anak-anak suku Dayak Kalimantan Tengah dalam hidup bermasyarakat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar